Minggu, 08 Juni 2014

WORD (Tulisan Iseng :D )






Kadang kalau nulis sesuatu tentang kegalauan atau apalah, pasti dibilang gue yang galau. Padahal sih enggak.... Yang ditulis belum tentu apa yang dirasa. Hihi

Imanjinasi itu dateng dari mana aja. Biasanya kalau abis dengerin orang galau atau curhat masalah macem-macem, gue semacem dapet wangsit buat nulis.

Ya biasanya sih nulis semacem kata-kata penyemangat. Bukan maksud buat nyaingin Mario Teguh atau sok –sok an jadi motivator, tapi yang namanya nulis, tulislah apa yang ingin ditulis.__.

Kalau ada yang merasa gak suka, dan menganggap tulisan gue itu lebay, dan Cuma bilang kalau gue bisanya ngomong doang. Silakan sih, semua orang bebas bicara. Dan berarti, gue pun punya kebebasan untuk menulis apa yang gue mau tulis, termasuk isi kepala gue yang emang kadang lebay.
Masalah tulisan itu disukai apa enggak.. gak jadi masalah haha :D

Tapi, terkadang manusia itu Cuma butuh kata-kata yang menjadi motivasi untuk bangkitin semangatnya, yaa.. sama halnya orang yang lagi galau. Dia butuh kata-kata  kayak ‘Gue ngerti kok perasaan lu’
Jadi dia bakal ngerasa ‘Oh, ternyata gue gak sendirian’ haha

 Biarpun pada akhirnya dia akan bilang ‘Lo gak ngerti gimana perasaan gue, lo gak tau gimana jadi gue’
Tapi sebenernya, sedikit atau banyak dia ngerasa agak tenang sama ucapan itu *pengalaman* haha
Begitulah kekuatan sebuah kata. coba kalau kita dengerin mario teguh ngomong  kita bakal meratiin sambil melongo, manggut-manggut terus  mikir, terus tiba-tiba ada satu spririt baru yang muncul..
Terus niat  yang berkobar-kobar kalau dia harus berubah. Biarpun Cuma bertahan sehari, besoknya udah tau kemana itu semangat haha.

Tapi.. that’s the power of word’s :D

Karena satu kalimat sederhana aja, kalau itu langsung ngena ke hati. Dan ternyata sesuai sama keadaan dan apa yang dirasa.. langsung mampu menerobos dan mengubah jalan pikiran kita.
Sekian curhatan singkat gak jelas dari guee


SEE YA ANOTHER DAY.. OH.. 2 WEEK’S BEFORE FINAL EXAM. 

Sabtu, 07 Juni 2014

Yang hilang...biarlah hilang

Yang lalu biarlah lalu, yang hilang biarlah hilang, dan yang pergi biarlah pergi.

Pernah merasa kehilangan? Mungkin semua orang pernah merasa kehilangan, baik kehilangan barang, sesuatu hal atau seseorang yang paling berarti dalam hidupnya.  Mungkin yang terberat bagi seorang manusia adalah kehilangan seseorang dalam hidupnya. Ditinggal pacar, ditinggal keluarga, ditinggal sahabat dekat.  

Dan ‘kehilangan’ pasti merujuk pada kesedihan. Dari kesedihan kecil, sampai kesedihan yang sangat sangat dalam.

Kehilangan itu bagian dari pembelajaran. Pembelajaran bagaimana kita harus menjaga dan mempertahankan. Bukan ketika hilang kita justru baru menyadari kalau yang hilang adalah yang paling berarti. Meskipun terkadang, ketika  Kita telah berusaha menjaga, menghargai dan mempertahankan, nyatanya, apa yang kita jaga tetap menghilang.

Apa yang salah?

Tidak ada yang salah. Disaat kita telah susah payah menjaga yang harus kita jaga, tapi nyatanya tetap hilang. Ini yang namanya takdir. Maka saat itulah kita harus  melepaskan.

Sedih dengan semua kehilangan adalah kewajaran, tapi sedih tentu takan mengembalikan sesuatu yang memang ditakdirkan untuk hilang.

Kita tidak bisa memaksa sesuatu yang sudah tidak ada, untuk kembali ada jika memang bukan takdirnya.
Sesuatu yang menjadi milikmu, akan tetap menjadi milikmu. Entah bagaimana jalan yang harus ditempuh, atau berapa lama waktu yang harus dilalui. Semua akan kembali padamu, APABILA HAL ITU MEMANG UNTUKMU.

Jadi ayo, angkat kepalamu dan tersenyum.
Yang hilang, biarlah hilang. Jaga apa yang masih tinggal dan tetap berada ditempatnya.  
Yang pergi, biarlah pergi. Kita tidak perlu mengejar dan memaksanya kembali. Biarkan ia berada pada jalannya. Dan kita pun bisa memilih jalan lain bersama ‘mereka’ yang tetap tinggal. Mungkin jalan berbeda yang kita pilih, justru jalan yang membawa kita pada tujuan yang sesungguhnya.

Soal bahagia... Bahagia itu kita yang buat, bukan orang lain. Orang lain hanya sebagai pelengkap dari kebahagian.

Jika diri sendiri tidak mau mencoba bahagia, seribu orang yang datang pada kita dengan membawa kebahagiaan takkan bisa mengubahmu.

Maka kehilangan, Tidak mengharuskan kita untuk tidak bahagia. Kehilangan adalah sebuah jalan bagi kita untuk menemukan sesuatu yang lebih baik dan lebih bahagia.





By : RU 

Kepercayaan




Jika di analogikan, kepercayaan itu ibarat sebuah gelas kaca untuk saya.
Kalau ia jatuh dan pecah, akan sulit untuk diperbaiki. meskipun dia tidak pecah, pasti ada retak disana.

Begitulah suatu 'kepercayaan'. ketika kita dengan sangat penuh memberikan rasa 'percaya' pada suatu hal, Tapi kemudian kepercayaan itu dirusak, maka sulit bagi kita untuk kembali mempercayainya lagi. Karena yang sudah rusak, tidak mudah kembali menjadi sempurna. 

Saya pernah beberapa kali merasakan bagaimana pahitnya ketika rasa percaya yang kita berikan dengan yakin, tapi kemudian dihancurkan tanpa ampun. hanya satu kata. Kecewa. 

Kecewa itu satu perasaan yang sangat saya takuti dan paling saya benci. Apalagi kecewa sama seseorang yang kita yakini dan kita percaya tidak akan melakukan sesuatu yang akan menyakitkan. Rasanya susah diungkapkan dengan kata-kata. silakan panggil saya manusia lebay, tapi begitulah keadaannya.

Maka saya ber- prinsip:
"Jangan pernah sekali-kali berucap janji ketika kamu dalam keadaan bahagia sementara kamu tidak tahu, bisakah kamu menjaganya?:) karena ketika nyatanya tidak sebanding, rasanya akan sulit untuk kembali dipercayai ketika kamu berjanji lagi, bahkan ketika saat itu kamu benar-benar serius."

Jadi tanpa janji, dan tanpa meninggalkan harapan. Hanya bawalah bukti. Karena satu bentuk real, akan mengalahkan seluruh kata-kata manis yang menguntai janji!

Sekalipun kamu berjanji, jaga dan bertanggung jawab atas ucapan. Jangan menelan ludah sendiri. Dalam Islam pun janji adalah hutang,dan hutang dibawa mati.  Maka dosa, ketika janji tapi dilanggar.

so, masih mau janji-janji seenaknya tanpa memikirkan apapun yang terjadi didepan?

-FIN-

By : RU










Down? No more

Menjadi dewasa bukan pilihan, tapi sesuatu yang mau gak mau harus kita dapetin. Karena dengan begitu, kita bisa hidup.
Proses kedewasaan gak pernah manis dan mudah dilalui. Bahkan kadang nyakitin, kadang bikin air mata tumpah, kadang buat kita terjatuh.

"aku terjatuh tak bisa bangkit lagi, aku tenggelam dalam lautan luka dalam, aku tersesat dan tak tahu arah jalan pulang, aku tanpamu butiran debu,. "

Pernah denger  lagu itu?

Sebenernya itu lagu buat orang yg over broken heart, dengan lirik  yang kayaknya kalo nyanyi itu tuh rasanya miris banget. hihi. mencerminkan seseorang yang sangat 'desperate' sama hidupnya, seakan-akan gak ada keindahan lagi dihidupnya-__-

Semua orang pasti pernah ngerasain DowN. Tapi ada beberapa yang lupa kapan ia harus bangun. Mereka jatuh sampe kebablasan dan berlarut-larut sampe akhirnya stuck aja disitu. :D apa yang diharapkan sih?
Tangan yang membantu kita untuk berdiri? atau berharap belas kasihan ?

Kalau sampe mati-pun gak ada yang bantu kita bangun, apa kita akan tetap  diam disana?

Ketika orang-orang yang mampu bangun dari 'jatuh-nya' telah berhasil menjadi 'seseorang', kamu masih stuck dengan keadaan yang sama? terbelakang dan tertinggal?

Kita lupa, kalau Tuhan itu nyiptain kita di dunia ini bukan cuma buat dapat 'kesenangan' aja. Tapi ada fase dimana kita akan dapat 'kesusahan'. Kalau manusia hanya diciptakan untuk mendapatkan kesenangan semata, maka dunia ini akan dipenuhi manusia-manusia egois, angkuh, dan gak pernah tahu rasa bersyukur.

Jadi apakah harus berlarut-larut dalam kesedihan dan down yang gak ada ujungnya? jawabannya udah pasti ENGGAK.

Ada waktu dimana kita boleh sedih, tapi kita harus ingat kapan kita harus sadar dan moving out !
Kalau kita gak pernah ngerasain susah. kita gak akan belajar dan kita gak akan tahu. Karena susah akan menjadi pengalaman.

Ingat kata-kata orang dulu 'PENGALAMAN ADALAH GURU TERBAIK'

dari sanalah kita belajar, dari sana kita tahu bagaimana rasa bersyukur itu, bagaimana cara menghargai dan  dari sanalah kita lebih mendewasakan diri, bukan dilihat dari umur, tapi dilihat dari mental.

Ibarat sebuah pedang, semakin dipanaskan dan ditempa berkali-kali, ia justru akan menjadi sebuah pedang yang sangat tajam.

Semakin metal kita diuji, semakin kuat dan matang diri kita untuk menghadap dunia yang sesungguhnya.

Dunia itu kejam. Hanya orang-orang yang mampu bangun dari jatuhnya yang bisa menjadi 'seseorang' yang berguna, baik baginya ataupun orang lain.

so.. you still feelin down? just said, no more! let's movin, and get your better life.

Jangan menunggu seseorang yang datang untuk merangkulmu. Berdiri dan bangun. Gunakan kedua kakimu sendiri. Kalau-pun sesaat kamu akan jatuh lagi, tetap mencoba untuk berdiri tegak.

Karena bahkan orang-orang hebat disana yang memiliki keterbatasan mampu merubah dunianya, mampu membuktikan dirinya, meskipun jatuh berkali-kali. Tapi mereka mau mencoba dan tetap meneggakkan kepalanya serta mata yang tetap fokus ke depan.

so.. kuncinya. mau mencoba dan tetap semangat .Kalau bukan dimulai dari diri sendiri, lalu sampai kapan kalian akan diam?  just say no to down!

Ini bukan sebuah curahan panjang omong kosong saya sebagai penulis. Terus terang, saya pun, sering sekali terjatuh dan merasakan kesedihan. Tapi, dengan menulis ini, saya-pun menyemangati diri saya sendiri. karena setiap kali saya merasa 'DowN', saya akan membiarkan perasaan saya beberapa saat ber-gloomy time, tapi akan men-setting waktu untuk  kembali ingat, Bahwa saya harus bangun dan saya harus menghadapi dan menjalankan hidup dengan lebih kuat.

ini semua hanya proses belajar. Pembelajaran akan menciptakan kita menjadi manusia yang lebih bersahaja.



-FIN-

by :RU



Kamis, 14 November 2013

Manis-Pahit

Bicara tentang hidup emang gak ada habisnya.

Segala rasa yang belum pernah nyentuh lidah kita adanya gak akan mengreget dan dikatakan kalau kita menjalani hidup. Pahit, manis, semua rasa itu kita rasakan dalam hidup.

Pahit itu ibarat obat yang gak mau harus kita terima, entah itu obat beracun yang mungkin aja membunuh, atau justru obat yang justru menyembuhkan.
Manis itu ibarat coklat yang bikin seneng, atau buat gue manis itu kayak es krim yang dikasih cuma-cuma. bahagia dan free tentunya.

semua rasa itu emang pasti kita rasain. gak ada manusia yang selalu hidup dengan 'manis' tanpa problem didalamnya. ga ada manusia yang selamanya akan hidup  dengan 'pahit' tanpa bahagia didalamnya-kecuali mereka adalah orang-orang yang tidak pernah atau tidak bisa bersyukur.

Hidup itu bukan dihabiskan untuk membuang waktu dengan berfikir 'pahitnya' doang, kebanyakan manusia, lebih menghidupkan "kepahitan" mereka daripada kebahagiaan yang justru  bisa dihidupkan jika kita mau.

jika ada yang mengeluh : "hidup gue berat, hidup gue susah, tuhan gak adil, gue udah usaha tapi tuhan gak pernah lihat gw, blablabla.."

bagaimana kalian bisa seyakin itu bahwa hidup kalian lebih sulit dari orang lain?
bagaimana kalian begitu tahu bahwa tuhan tidak adil?
apa yang membuat kalian begitu istimewa sampai tuhan harus bersikap adil padamu tapi bukan pada orang lain?
sudahkah kalian berusaha sampai darah kalian habis? sudahkah anda berdoa dengan penuh ketulusan dan kesabaran?
dan sudahkah kalian bersyukur meskipun untuk nikmat yang begitu kecil?

jawaban pada kalian. sudahkah anda bersyukur?

jika kalian merasa istimewa dan begitu hebat, maka silakan berkata bahwa tuhan tidak adil.

Hidup itu bukan soal apa yang kita dapatkan pada akhirnya, tapi bagaimana kita mendapatkannya.
hidup itu gak selalu pahit, tapi ada manis. dan manis itu kita yang buat.

bicara memang mudah, tapi sulit menjalankan kenyataan. iya mengeluh memang mudah, tapi bersyukur lebih mudah ketika kita mau dan membuka mata.

gak selamanya hidup itu soal hasil, gak selamanya hidup itu soal apa 'materi' yang kita peroleh. kadang, sesuatu nikmat kecil akan sangat berarti ketika bersyukur.




18th birthday

Nothing special untuk ulang tahun kali ini, gak seperti tahun-tahun sebelumnya.

bukan tidak bersyukur, gue sangat amat bersyukur atas karunia yang dikasih sama Allah swt karena gue masih bisa hidup sampai umur ini :")

tapi entah kenapa ada bagian yang kosong disini. mereka yang dulu ingat dan respect entah kenapa gak kayak dulu. gue akui, gue juga hampir kayak gitu, karena kesibukan, gue sampai lupa hari ulang tahun salah satu temen gue. 
mungkin mereka sama kayak gue waktu itu. kedengerannya childist, tapi entahlah.. tetap ada rasa sedih

dan yang membuat gue semakin sedih adalah satu orang yang gue tunggu justru gak ngucapin sama sekali. temen, atau entahlah, gue gak yakin dia masih mikirin gue sebagai temennya, atau lebih tepatnya masikah dia ingat sama gue? gue gak berharap apa-apa, gue cuma mau tahu masih ada rasa respect  buat gue dari dia?

tapiiiiii,gue bener-bener seneng dan bersyukur untuk mereka yang masih ada dan tetep ada buat gue, gue merasa beruntung punya kalian {}kalian yang terbaik

makasih and i love youu all

Ya Allah, berikanlah mereka kebahagian dan kemudahan senantiasa kepada hidup mereka. dan ya Allah, ingatkanlah aku apabila aku mulai melupakan mereka, tegurlah aku ketika rasa perduli ini perlahan menguap. jangan biarkan aku menyakiti mereka, jangan biarkan kami saling menyakiti, buatlah kehangatan ini sampai batas hidup kami nanti 

RU 

Rabu, 13 November 2013

COLLEGE!

YAHOOO

udah lama banget lupa sama blog yang satu ini, karena kesibukan menjelang setelah UN dan pastinya setelah berubah title dari 'Siswa' ke 'Mahasiswa' cool yeah -___-

sesuai judul sih, college. satu kata yang..hem sedikit nakutin pd awalnya. karena ya coba banyangin ajadeh, ini ada tempat dimana kita bener-bener dituntut untuk bertransformasi dan siapp di dunia *gigit jari*

pengalaman jadi mahasiwa.. eh mahasiswa tahun pertama di jurusan farmasi tuh ibarat belum bisa berenang tapi udah dicemplungin ke laut yang dalem.. bayangin tuh. :| semua mata kuliah yang bener-bener nguras otak, tenaga, dan hati. berasaaaa banget disini. , frustasi dengan kebutaan tentang istilah obat dan apalah itu, masuk ke dalam laboratorium dengan beraneka ragam isinya yang bener-bener buta buat gue, ngejar-ngejar tugas yang kayaknya gak ada matinya, dosen yang terkadang makan hati kalau ngajar..
intinya semua hal di tahun pertama ini bikin gue melongo, ngiler dan hampir kejang-kejang mendadak.

secapek-capeknya gue kelas 3 SMA , gak secapek ketika jadi MAHASISWA.

Tapi selama jadi MAHASISWA biarpun baru tahun pertama, gue udah bisa sedikit ngambil pelajaran. "nak hidup didunia itu berat."

dapet nilai bagus di SMA berasa gampaaaanngg bener, tapi ketika di KULIAH.. beuh elah.. susah bener. perlu ketekunan teramat sangat. dan dengan tingkat kemalesan gue agaknya gue mesti berubah dan inget kalau jurusan FARMASI itu butuuuhh banget ketelatenan,

sempat mikir sih, kuat enggak? bisa gak? tapi gue mikir lagi, terlalu banyak pertanyaan tanpa mencari jawaban percuma. jadi gue mutusin buat tawakal.

sesuatu yang dijalani dengan kenyakinan dan usaha gak akan sia.

yes.. i will be pharmacist. :D

Rabu, 03 Juli 2013

rasa kecewa

Ketika semua orang sibuk dengan impiannya. aku disini, masih terdiam tanpa tahu apa yang akan kulakukan. aku harus jadi apa? aku mau jadi apa? semua terasa semu.
Kegagalan yang kurasakan, aku tidak tahu apa penyebabnya. aku hanya berusaha dengan keras dan terus mencoba meskipun kegagalan yang selalu kudapat pada akhirnya. menyakitkan tapi percuma disesali. keadaan tidak akan berubah.
yang bisa kulakukan kini hanyalah berusaha sebaik mungkin dengan apapun yang kudapat. tapi selamanya aku tahu rasa bersalah ini tidak akan hilang. rasa bersalah kepada kedua orang tuaku. mengapa aku tidak bisa membuat mereka bangga karena aku berhasil mencapai apa impianku. 
sesaat aku merasa menjadi manusia dan anak yang tidak berguna. kenapa aku selalu gagal pada akhirnya? kenapa aku tidak bisa membuat kedua orang tuaku bangga padaku?
aku tidak pernah berharap apapun dari apa yang kuusahakan selain melihat kedua orang tuaku, terutama mama bisa tersenyum.
dibalik kata-katanya yang berbicara bahwa semua akan baik-baik saja, atau gak apa-apa, masih banyak jalan. aku tahu ia kecewa. tapi aku tahu jelas bahwa ia tidak mungkin memojokkanku dengan kegagalan yang kuterima saat ini. ia akan mengangkat kembali semangatku. dan akan mengajarkanku bahwa inilah hidup. apa yang kita harapkan tidak selalu menjadi kenyataan. 
dan aku belajar apa artinya ikhlas dan menerima kenyataan bahwa kegagalan yang kuterima adalah takdirku. ini menyakitkan, tapi orang tuaku pasti lebih sakit. aku tidak ingin mengecewakan mereka lebih lagi. aku ingin sekali saja membuat mereka bangga dan membuat mereka tidak lagi mengkhawatirkanku lagi. demi Allah, aku tidak ingin menerima kegagalan dan membuat mereka kecewa, tapi apa yang bisa kulakukan? semua telah terjadi. 

aku hanya ingin membuat mereka bangga karena telah memilikki seorang anak seperti ku.
apakah aku harus menyerah? tidak, aku tahu Allah tidak akan membiarkan aku menyerah, ini berat, tapi harus kujalani. 


Selasa, 23 Oktober 2012

Langkah

Aku memang  sering terjatuh.
Namun kaki ini masih bisa berdiri.
Meskipun perlahan
Meskipun sedikit gontai
Tapi aku yakin kaki ini kuat untuk tetap melangkah,
Melangkah menuju terang dan
Keluar dari gelap yang mulai mencekam.

Padanya aku bersimpuh
Meskipun bisikan bisikan itu mulai menggoyahkan
Namun keyakinan teguh membuatku tetap berada dalam jalur
Membuatku tetap bertahan

Sabtu, 20 Oktober 2012

Jadilah seorang wanita!

Wanita tidak lagi hanya menggunakan perasaannya untuk hidup. Dia hidup dengan logika dan perasaannya.

Aku? Aku hidup dengan logika dan menyampingkan perasaan. Kenapa? Terlalu berperasaan, terlalu sakit, dan gampang di permainkan.
Benarkan?

Jadilah bijak.

Jangan menjadi seorang perempuan yang begitu lemah, tapi jadilah wanita lembut. Jangan jadi perempuan cengeng yang hanya bisa mengeluh dan menangis. Jadilah wanita kuat yang tetap elegan meskipun hatinya sedang rapuh. Itu bukan munafik, tapi penyembuhan.

Tidakkah kalian perempuan muak harus menangisi segala hal secara berlebihan? Kalian tidak muak harus terlihat menyedihkan di depan seseorang yang telah menyakiti kalian?

Harusnya kalian besyukur, tuhan telah menunjukan, bahwa mereka memang bukan yang terbaik untuk kalian.

Dewasalah. Dan jangan memandang segala hal dengan perasaan. Jadilah wanita dewasa yang bisa berdiri diatas kakinya sendiri meskipun sakit di hati mencoba merapuhkan kalian

Sabtu, 13 Oktober 2012

dia sahabatku.. entah apakah ia menganggapnya atau tidak. tapi, aku selalu menganggapnya begitu. 

Ia pergi karenaku. mungkin. meskipun begitu aku selalu berharap dia bisa kembali.. seperti dulu... aku merindukannya. sangat. 
tapi, keinginan begitu jauh dari kenyataan. tidak bisa melakukan apapun. selain duduk dan melihat. merasa dan tenggelam sendiri dalam kalut yang menyedihkan. 


I Love Raining

Jika hujan turun maka senyuman selalu tersembul diwajah. meskipun hujan menimbulkan banyak masalah.. tapi hujan selalu menenangkan. 

Menenangkan untukku. menghirup wangi tanah ketika pertama kali hujan membasahi.. atau menghirup dinginnya wangi hujan yang semerbak ..menimbulkan euforia tersendiri untukku. 

Hujan identik dengan sedih.. namun bagiku hujan merupakan bahagia.
Bermain hujan seperti anak kecil.. belari menerobos derasnya hujan yang jatuh.. menyenangkan. membuat rindu masa kecil. 

Hujan... sekian banyak hal yang begitu memikat bagiku. langit abu.. rintik gerimis.. dan gemuruh hujan deras.. meneduhkan.. menyejukkan.. 

I love rain 


Sabtu, 22 September 2012

Sabtu, 25 Agustus 2012

Dirimu dan Dirinya.

Dirimu dan Dirinya.





"maafkan aku. aku tidak bermaksud menduakanmu va!"

"Omong kosong! kau pikir aku akan percaya setelah apa yang kau lakukan padaku? aku bodoh karena termakan omongan busukmu itu!"

pria itu menatapnya dengan rasa bersalah. ia lalu menarik tangan Reva dan menggenggamnya dengan erat. menyatakan bahwa dia sangat menyesal.

namun dengan kasar Reva menepis tangan itu. Amarahnya memuncak dan emosinya tidak terkendali lagi .

"Va. aku mohon. aku menyesal." Pria itu berkata dengan suara bergetar dan matanya berkaca-kaca. Reva hampir melemah namun amarahnya lebih besar saat ini.

"Jangan bicara lagi! kau membuatku muak! cukup sampai disini. seharusnya dari awal aku percaya pada omongan Dinar ketimbang mempercayaimu."

"Va,., aku menyayangimu sungguh. tidak ada orang lain dihatiku selain kamu.."

"sudah cukup kubilang! kita selesai.. jangan pernah muncul dihadapanku lagi."

Reva melangkahkan kakinya dengan lebar dan amarah yang masih menyelimuti hatinya. ia berusaha menahan air matanya yang sejak tadi mendesak untuk keluar. ia tidak ingin terlihat lemah dihadapan pria brengsek itu.!

Kalau saja tadi ia tidak mengikuti kemana pria brengsek itu pergi, ia tidak akan pernah tahu kebohongan busuknya. Dengan kedua matanya sendiri ia melihat pria yang selama ini ia cintai bersama seseorang yang juga telah dianggapnya sebagai orang yang penting dengan mesranya melakukan sesuatu yang membuatnya ingin muntah. 

hatinya begitu hancur dan membuatnya sangat marah.


*****

Jumat, 24 Agustus 2012

Dunia masih Tetap Indah :)


Kalian tahu apa yang paling membuang waktu? menangisi dan merasa sakit karena seseorang yang bahkan tidak tahu dan tidak mau tahu bagaimana sakitnya kamu.

Aku belajar untuk tersenyum diatas pilu yang kurasakan. Aku diam. karena hanya itulah dapat kulakukan.

Kau tidak tahu, dan tidak akan pernah tahu bagaimana perasaanku yang sebenarnya. mungkin selamanya ini kusimpan sendiri. sampai segalanya terkubur dan hilang dari ingatan..

Tenang saja, aku sekarang mengerti kok bagaimana harus menyikapi diri dan tidak membuang waktu untuk merasa sakit.
kau pun tak perlu khawatir, aku bisa berdiri sendiri diatas kakiku tanpa uluran tanganmu.

Pada waktunya aku akan tersenyum padamu dan mengucapkan terima kasih.

ya.. karena sakit yang kau beri membuatku sadar bahwa kau memang bukanlah yang terbaik..
Dan karena sakit yang kau berikan.. aku semakin tahu mana nyata dan semu.

Dan kau.. hanyalah semu yang seolah menjadi nyata, kemudian menyakiti, dan kemudian menghilang lagi.

Kau hanyalah gelap yang akan kukubur dengan terang.. dan terang membuatku mampu melihat dengan jelas.. bahwa dunia masih tetap indah..








Menyampaikan Rasa melalui Bait kata




Tulisan selalu punya makna dibalik kata demi kata yang tersusun menjadi sebuah kalimat.
Ketika lisan tidak bisa berucap, tulisan bisa menyampaikannya.
Tulisan bisa mengungkapkan sejuta perasaan yang sulit dikatakan. Cinta, sedih, marah, atau senang.
Begitulah cara bagaimana aku menyampaikan segala perasaan, unek-unek, kekesalan, sedih, dan semuanya.

kalian juga bisa melakukannya.
ambilah pena dan secarik kertas.. mulailah  bermain bersama pena tersebut. tapi.. mungkin sekarang zaman agak berbeda..
bukan lagi pena dan secarik kertas yang kita ambil.
tapi nyalakan laptop dan mulailah menulis. jari-jari yang menari-nari diatas keyboard..dan walla.. berbaris-baris kalimat yang memiliki arti kini sudah memenuhi lembaran kosong tadi..

ketika keadaan seseorang begitu gundah,, kadang tulisannya bisa sangat puitis. bahkan terkadang yang menulisnya tidak sadar 'sejak kapan ia bisa sepuitis itu?'

ya.. karena perasaan merekalah yang yang membawa mereka mampu menciptakan kata-kata indah tersebut. bahkan tulisan mereka kadang menjadi agak 'Berlebihan' haha

yahh intinya sih..sampaikanlah semua perasaanmu melalui tulisan jika kamu tidak bisa menyampaikannya secara lisan..

setidaknya tulisanmu bisa dibaca oleh 'seseorang' yang ingin kalian sampaikan makna dari tulisan tersebut. secara tidak langsung kalian telah mengungkapkannya. :)

Rabu, 22 Agustus 2012

Pengharapan dan Berharap




"hidup itu berputar. kadang kau diatas, namun kadang kau bisa kapan saja jatuh kebawah"

kau tahu apa yang paling membuatku jatuh?

ketika kau pergi, meninggalkanku, dengan harapan dan pertanyaan

"Bagaimana perasaanmu? apa kau mencintaiku? kau anggap aku apa selama ini? kekasih, teman atau hanya debu yang numpang lewat?" 

kalimat diatas memang benar. kadang, kita harus selalu siap ketika kau jatuh kebawah. 

namun mengapa ketika kau menjatuhkanku, bahkan mencoba siap pun itu sulit? 

kau pergi, kau menghilang... semudah itu? 

kau menanamkan sebuah pengharapan tepat di hati dan kepalaku.

kau terus dan terus menyiramnya dengan perhatian, kasih yang kau berikan.. serta kata-kata manismu yang membuat 'harapan' itu semakin kuat mengakar..

hingga kini ia tumbuh.. tumbuh.. dan tumbuh.. menjadi lebih besar dan menjadi kuat. 

menjadi berduri dan mulai menyakiti.... 



ini adalah kisah dari seorang pengharap yang hanya bisa berharap.


PS : just iseng, ini bukan kegalauan sang penulis. hanya imajinasi yang bermain disini hahaha 




~Seandainya~

seandainya kau adalah milikku...
seandainya kau mau melihatku...
seandainya kau tahu bahwa aku selalu memperhatikanmu..
seandainya kau tahu hati ini tergores begitu banyak karenamu..
seandainya kau tahu.. aku mencintaimu lebih dari dia yang selalu menyakitimu..

seandainya seandainya..

mengapa begitu banyak kata 'seandainya' dalam setiap doaku untukmu?

karena kau hanyalah bayangan yang tidak pernah sejalan denganku..
karena kau hanyalah mimpi indah yang begitu enggan untuk kuraih..
karena kau bagaikan butiran emas di lautan luas yang sulit untuk kutemukan..
kau tidak akan pernah menjadi nyata untukku..

duniamu dan duniaku tidak pernah berada dalam satu jalur..
layaknya api dan air yang tidak pernah bisa menyatu..
dan kau tidak akan pernah menjadi nyata .. karena dialah yang kau cinta.. bukan diriku.

layaknya gelap dan terang..
tidak ada gelap... ketika terang berada disana.

begitulah diriku.. dan aku adalah gelap. 
aku adalah gelap yang berusaha menelusup masuk menuju terangmu dengan dirinya..

maka bisakah kau hapuskan kata 'seandainya' dari setiap ucapku?

ya.. jika tidak. maka tolong biarkan aku tetap berandai.. sekalipun nyata tidak kunjung meraba.










Sekuel "Love Attack Of Ipeh" - ketika handphone kehilangan changer-nya



(yap sekuel. iseng aja mau bikin kelanjutan dari cerita ini. mungkin cerita yang kedua ini lebih panjang dr pada sebelumnya. ini namanya novelet. :)  )


                                                                         =====

Selasa, 14 Agustus 2012

Telat Sahur




-TELAT SAHUR-

Rating : General

Genre : comedy (i hope0

Disclaimer : -

Cast : super junior 

jangan baca tanpa coment plis :) budayakan coment.