Minggu, 08 Juni 2014
WORD (Tulisan Iseng :D )
Sabtu, 07 Juni 2014
Yang hilang...biarlah hilang
Kepercayaan
Jika di analogikan, kepercayaan itu ibarat sebuah gelas kaca untuk saya.
Maka saya ber- prinsip:
"Jangan pernah sekali-kali berucap janji ketika kamu dalam keadaan bahagia sementara kamu tidak tahu, bisakah kamu menjaganya?:) karena ketika nyatanya tidak sebanding, rasanya akan sulit untuk kembali dipercayai ketika kamu berjanji lagi, bahkan ketika saat itu kamu benar-benar serius."
Jadi tanpa janji, dan tanpa meninggalkan harapan. Hanya bawalah bukti. Karena satu bentuk real, akan mengalahkan seluruh kata-kata manis yang menguntai janji!
Sekalipun kamu berjanji, jaga dan bertanggung jawab atas ucapan. Jangan menelan ludah sendiri. Dalam Islam pun janji adalah hutang,dan hutang dibawa mati. Maka dosa, ketika janji tapi dilanggar.
so, masih mau janji-janji seenaknya tanpa memikirkan apapun yang terjadi didepan?
-FIN-
By : RU
Down? No more
Proses kedewasaan gak pernah manis dan mudah dilalui. Bahkan kadang nyakitin, kadang bikin air mata tumpah, kadang buat kita terjatuh.
"aku terjatuh tak bisa bangkit lagi, aku tenggelam dalam lautan luka dalam, aku tersesat dan tak tahu arah jalan pulang, aku tanpamu butiran debu,. "
Pernah denger lagu itu?
Sebenernya itu lagu buat orang yg over broken heart, dengan lirik yang kayaknya kalo nyanyi itu tuh rasanya miris banget. hihi. mencerminkan seseorang yang sangat 'desperate' sama hidupnya, seakan-akan gak ada keindahan lagi dihidupnya-__-
Semua orang pasti pernah ngerasain DowN. Tapi ada beberapa yang lupa kapan ia harus bangun. Mereka jatuh sampe kebablasan dan berlarut-larut sampe akhirnya stuck aja disitu. :D apa yang diharapkan sih?
Tangan yang membantu kita untuk berdiri? atau berharap belas kasihan ?
Kalau sampe mati-pun gak ada yang bantu kita bangun, apa kita akan tetap diam disana?
Ketika orang-orang yang mampu bangun dari 'jatuh-nya' telah berhasil menjadi 'seseorang', kamu masih stuck dengan keadaan yang sama? terbelakang dan tertinggal?
Kita lupa, kalau Tuhan itu nyiptain kita di dunia ini bukan cuma buat dapat 'kesenangan' aja. Tapi ada fase dimana kita akan dapat 'kesusahan'. Kalau manusia hanya diciptakan untuk mendapatkan kesenangan semata, maka dunia ini akan dipenuhi manusia-manusia egois, angkuh, dan gak pernah tahu rasa bersyukur.
Jadi apakah harus berlarut-larut dalam kesedihan dan down yang gak ada ujungnya? jawabannya udah pasti ENGGAK.
Ada waktu dimana kita boleh sedih, tapi kita harus ingat kapan kita harus sadar dan moving out !
Kalau kita gak pernah ngerasain susah. kita gak akan belajar dan kita gak akan tahu. Karena susah akan menjadi pengalaman.
Ingat kata-kata orang dulu 'PENGALAMAN ADALAH GURU TERBAIK'
dari sanalah kita belajar, dari sana kita tahu bagaimana rasa bersyukur itu, bagaimana cara menghargai dan dari sanalah kita lebih mendewasakan diri, bukan dilihat dari umur, tapi dilihat dari mental.
Ibarat sebuah pedang, semakin dipanaskan dan ditempa berkali-kali, ia justru akan menjadi sebuah pedang yang sangat tajam.
Semakin metal kita diuji, semakin kuat dan matang diri kita untuk menghadap dunia yang sesungguhnya.
Dunia itu kejam. Hanya orang-orang yang mampu bangun dari jatuhnya yang bisa menjadi 'seseorang' yang berguna, baik baginya ataupun orang lain.
so.. you still feelin down? just said, no more! let's movin, and get your better life.
Jangan menunggu seseorang yang datang untuk merangkulmu. Berdiri dan bangun. Gunakan kedua kakimu sendiri. Kalau-pun sesaat kamu akan jatuh lagi, tetap mencoba untuk berdiri tegak.
Karena bahkan orang-orang hebat disana yang memiliki keterbatasan mampu merubah dunianya, mampu membuktikan dirinya, meskipun jatuh berkali-kali. Tapi mereka mau mencoba dan tetap meneggakkan kepalanya serta mata yang tetap fokus ke depan.
so.. kuncinya. mau mencoba dan tetap semangat .Kalau bukan dimulai dari diri sendiri, lalu sampai kapan kalian akan diam? just say no to down!
Ini bukan sebuah curahan panjang omong kosong saya sebagai penulis. Terus terang, saya pun, sering sekali terjatuh dan merasakan kesedihan. Tapi, dengan menulis ini, saya-pun menyemangati diri saya sendiri. karena setiap kali saya merasa 'DowN', saya akan membiarkan perasaan saya beberapa saat ber-gloomy time, tapi akan men-setting waktu untuk kembali ingat, Bahwa saya harus bangun dan saya harus menghadapi dan menjalankan hidup dengan lebih kuat.
ini semua hanya proses belajar. Pembelajaran akan menciptakan kita menjadi manusia yang lebih bersahaja.
-FIN-
by :RU
Kamis, 14 November 2013
Manis-Pahit
Segala rasa yang belum pernah nyentuh lidah kita adanya gak akan mengreget dan dikatakan kalau kita menjalani hidup. Pahit, manis, semua rasa itu kita rasakan dalam hidup.
Pahit itu ibarat obat yang gak mau harus kita terima, entah itu obat beracun yang mungkin aja membunuh, atau justru obat yang justru menyembuhkan.
Manis itu ibarat coklat yang bikin seneng, atau buat gue manis itu kayak es krim yang dikasih cuma-cuma. bahagia dan free tentunya.
semua rasa itu emang pasti kita rasain. gak ada manusia yang selalu hidup dengan 'manis' tanpa problem didalamnya. ga ada manusia yang selamanya akan hidup dengan 'pahit' tanpa bahagia didalamnya-kecuali mereka adalah orang-orang yang tidak pernah atau tidak bisa bersyukur.
Hidup itu bukan dihabiskan untuk membuang waktu dengan berfikir 'pahitnya' doang, kebanyakan manusia, lebih menghidupkan "kepahitan" mereka daripada kebahagiaan yang justru bisa dihidupkan jika kita mau.
jika ada yang mengeluh : "hidup gue berat, hidup gue susah, tuhan gak adil, gue udah usaha tapi tuhan gak pernah lihat gw, blablabla.."
bagaimana kalian bisa seyakin itu bahwa hidup kalian lebih sulit dari orang lain?
bagaimana kalian begitu tahu bahwa tuhan tidak adil?
apa yang membuat kalian begitu istimewa sampai tuhan harus bersikap adil padamu tapi bukan pada orang lain?
sudahkah kalian berusaha sampai darah kalian habis? sudahkah anda berdoa dengan penuh ketulusan dan kesabaran?
dan sudahkah kalian bersyukur meskipun untuk nikmat yang begitu kecil?
jawaban pada kalian. sudahkah anda bersyukur?
jika kalian merasa istimewa dan begitu hebat, maka silakan berkata bahwa tuhan tidak adil.
Hidup itu bukan soal apa yang kita dapatkan pada akhirnya, tapi bagaimana kita mendapatkannya.
hidup itu gak selalu pahit, tapi ada manis. dan manis itu kita yang buat.
bicara memang mudah, tapi sulit menjalankan kenyataan. iya mengeluh memang mudah, tapi bersyukur lebih mudah ketika kita mau dan membuka mata.
gak selamanya hidup itu soal hasil, gak selamanya hidup itu soal apa 'materi' yang kita peroleh. kadang, sesuatu nikmat kecil akan sangat berarti ketika bersyukur.
18th birthday
Ya Allah, berikanlah mereka kebahagian dan kemudahan senantiasa kepada hidup mereka. dan ya Allah, ingatkanlah aku apabila aku mulai melupakan mereka, tegurlah aku ketika rasa perduli ini perlahan menguap. jangan biarkan aku menyakiti mereka, jangan biarkan kami saling menyakiti, buatlah kehangatan ini sampai batas hidup kami nanti
RU
Rabu, 13 November 2013
COLLEGE!
udah lama banget lupa sama blog yang satu ini, karena kesibukan menjelang setelah UN dan pastinya setelah berubah title dari 'Siswa' ke 'Mahasiswa' cool yeah -___-
sesuai judul sih, college. satu kata yang..hem sedikit nakutin pd awalnya. karena ya coba banyangin ajadeh, ini ada tempat dimana kita bener-bener dituntut untuk bertransformasi dan siapp di dunia *gigit jari*
pengalaman jadi mahasiwa.. eh mahasiswa tahun pertama di jurusan farmasi tuh ibarat belum bisa berenang tapi udah dicemplungin ke laut yang dalem.. bayangin tuh. :| semua mata kuliah yang bener-bener nguras otak, tenaga, dan hati. berasaaaa banget disini. , frustasi dengan kebutaan tentang istilah obat dan apalah itu, masuk ke dalam laboratorium dengan beraneka ragam isinya yang bener-bener buta buat gue, ngejar-ngejar tugas yang kayaknya gak ada matinya, dosen yang terkadang makan hati kalau ngajar..
intinya semua hal di tahun pertama ini bikin gue melongo, ngiler dan hampir kejang-kejang mendadak.
secapek-capeknya gue kelas 3 SMA , gak secapek ketika jadi MAHASISWA.
Tapi selama jadi MAHASISWA biarpun baru tahun pertama, gue udah bisa sedikit ngambil pelajaran. "nak hidup didunia itu berat."
dapet nilai bagus di SMA berasa gampaaaanngg bener, tapi ketika di KULIAH.. beuh elah.. susah bener. perlu ketekunan teramat sangat. dan dengan tingkat kemalesan gue agaknya gue mesti berubah dan inget kalau jurusan FARMASI itu butuuuhh banget ketelatenan,
sempat mikir sih, kuat enggak? bisa gak? tapi gue mikir lagi, terlalu banyak pertanyaan tanpa mencari jawaban percuma. jadi gue mutusin buat tawakal.
sesuatu yang dijalani dengan kenyakinan dan usaha gak akan sia.
yes.. i will be pharmacist. :D
Rabu, 03 Juli 2013
rasa kecewa
Selasa, 23 Oktober 2012
Langkah
Aku memang sering terjatuh.
Namun kaki ini masih bisa berdiri.
Meskipun perlahan
Meskipun sedikit gontai
Tapi aku yakin kaki ini kuat untuk tetap melangkah,
Melangkah menuju terang dan
Keluar dari gelap yang mulai mencekam.
Padanya aku bersimpuh
Meskipun bisikan bisikan itu mulai menggoyahkan
Namun keyakinan teguh membuatku tetap berada dalam jalur
Membuatku tetap bertahan
Sabtu, 20 Oktober 2012
Jadilah seorang wanita!
Wanita tidak lagi hanya menggunakan perasaannya untuk hidup. Dia hidup dengan logika dan perasaannya.
Aku? Aku hidup dengan logika dan menyampingkan perasaan. Kenapa? Terlalu berperasaan, terlalu sakit, dan gampang di permainkan.
Benarkan?
Jadilah bijak.
Jangan menjadi seorang perempuan yang begitu lemah, tapi jadilah wanita lembut. Jangan jadi perempuan cengeng yang hanya bisa mengeluh dan menangis. Jadilah wanita kuat yang tetap elegan meskipun hatinya sedang rapuh. Itu bukan munafik, tapi penyembuhan.
Tidakkah kalian perempuan muak harus menangisi segala hal secara berlebihan? Kalian tidak muak harus terlihat menyedihkan di depan seseorang yang telah menyakiti kalian?
Harusnya kalian besyukur, tuhan telah menunjukan, bahwa mereka memang bukan yang terbaik untuk kalian.
Dewasalah. Dan jangan memandang segala hal dengan perasaan. Jadilah wanita dewasa yang bisa berdiri diatas kakinya sendiri meskipun sakit di hati mencoba merapuhkan kalian
Sabtu, 13 Oktober 2012
I Love Raining
Sabtu, 22 September 2012
Sabtu, 25 Agustus 2012
Dirimu dan Dirinya.
"maafkan aku. aku tidak bermaksud menduakanmu va!"
"Omong kosong! kau pikir aku akan percaya setelah apa yang kau lakukan padaku? aku bodoh karena termakan omongan busukmu itu!"
pria itu menatapnya dengan rasa bersalah. ia lalu menarik tangan Reva dan menggenggamnya dengan erat. menyatakan bahwa dia sangat menyesal.
namun dengan kasar Reva menepis tangan itu. Amarahnya memuncak dan emosinya tidak terkendali lagi .
"Va. aku mohon. aku menyesal." Pria itu berkata dengan suara bergetar dan matanya berkaca-kaca. Reva hampir melemah namun amarahnya lebih besar saat ini.
"Jangan bicara lagi! kau membuatku muak! cukup sampai disini. seharusnya dari awal aku percaya pada omongan Dinar ketimbang mempercayaimu."
"Va,., aku menyayangimu sungguh. tidak ada orang lain dihatiku selain kamu.."
"sudah cukup kubilang! kita selesai.. jangan pernah muncul dihadapanku lagi."
Reva melangkahkan kakinya dengan lebar dan amarah yang masih menyelimuti hatinya. ia berusaha menahan air matanya yang sejak tadi mendesak untuk keluar. ia tidak ingin terlihat lemah dihadapan pria brengsek itu.!
Kalau saja tadi ia tidak mengikuti kemana pria brengsek itu pergi, ia tidak akan pernah tahu kebohongan busuknya. Dengan kedua matanya sendiri ia melihat pria yang selama ini ia cintai bersama seseorang yang juga telah dianggapnya sebagai orang yang penting dengan mesranya melakukan sesuatu yang membuatnya ingin muntah.
hatinya begitu hancur dan membuatnya sangat marah.
Jumat, 24 Agustus 2012
Dunia masih Tetap Indah :)
Kalian tahu apa yang paling membuang waktu? menangisi dan merasa sakit karena seseorang yang bahkan tidak tahu dan tidak mau tahu bagaimana sakitnya kamu.
Aku belajar untuk tersenyum diatas pilu yang kurasakan. Aku diam. karena hanya itulah dapat kulakukan.
Kau tidak tahu, dan tidak akan pernah tahu bagaimana perasaanku yang sebenarnya. mungkin selamanya ini kusimpan sendiri. sampai segalanya terkubur dan hilang dari ingatan..
Tenang saja, aku sekarang mengerti kok bagaimana harus menyikapi diri dan tidak membuang waktu untuk merasa sakit.
kau pun tak perlu khawatir, aku bisa berdiri sendiri diatas kakiku tanpa uluran tanganmu.
Pada waktunya aku akan tersenyum padamu dan mengucapkan terima kasih.
ya.. karena sakit yang kau beri membuatku sadar bahwa kau memang bukanlah yang terbaik..
Dan karena sakit yang kau berikan.. aku semakin tahu mana nyata dan semu.
Dan kau.. hanyalah semu yang seolah menjadi nyata, kemudian menyakiti, dan kemudian menghilang lagi.
Kau hanyalah gelap yang akan kukubur dengan terang.. dan terang membuatku mampu melihat dengan jelas.. bahwa dunia masih tetap indah..
Menyampaikan Rasa melalui Bait kata
Tulisan selalu punya makna dibalik kata demi kata yang tersusun menjadi sebuah kalimat.
Ketika lisan tidak bisa berucap, tulisan bisa menyampaikannya.
Tulisan bisa mengungkapkan sejuta perasaan yang sulit dikatakan. Cinta, sedih, marah, atau senang.
Begitulah cara bagaimana aku menyampaikan segala perasaan, unek-unek, kekesalan, sedih, dan semuanya.
kalian juga bisa melakukannya.
ambilah pena dan secarik kertas.. mulailah bermain bersama pena tersebut. tapi.. mungkin sekarang zaman agak berbeda..
bukan lagi pena dan secarik kertas yang kita ambil.
tapi nyalakan laptop dan mulailah menulis. jari-jari yang menari-nari diatas keyboard..dan walla.. berbaris-baris kalimat yang memiliki arti kini sudah memenuhi lembaran kosong tadi..
ketika keadaan seseorang begitu gundah,, kadang tulisannya bisa sangat puitis. bahkan terkadang yang menulisnya tidak sadar 'sejak kapan ia bisa sepuitis itu?'
ya.. karena perasaan merekalah yang yang membawa mereka mampu menciptakan kata-kata indah tersebut. bahkan tulisan mereka kadang menjadi agak 'Berlebihan' haha
yahh intinya sih..sampaikanlah semua perasaanmu melalui tulisan jika kamu tidak bisa menyampaikannya secara lisan..
setidaknya tulisanmu bisa dibaca oleh 'seseorang' yang ingin kalian sampaikan makna dari tulisan tersebut. secara tidak langsung kalian telah mengungkapkannya. :)
Rabu, 22 Agustus 2012
Pengharapan dan Berharap
PS : just iseng, ini bukan kegalauan sang penulis. hanya imajinasi yang bermain disini hahaha
~Seandainya~
seandainya kau mau melihatku...
seandainya kau tahu bahwa aku selalu memperhatikanmu..
seandainya kau tahu hati ini tergores begitu banyak karenamu..
seandainya kau tahu.. aku mencintaimu lebih dari dia yang selalu menyakitimu..
seandainya seandainya..
mengapa begitu banyak kata 'seandainya' dalam setiap doaku untukmu?
karena kau hanyalah bayangan yang tidak pernah sejalan denganku..
karena kau hanyalah mimpi indah yang begitu enggan untuk kuraih..
karena kau bagaikan butiran emas di lautan luas yang sulit untuk kutemukan..
kau tidak akan pernah menjadi nyata untukku..
duniamu dan duniaku tidak pernah berada dalam satu jalur..
layaknya api dan air yang tidak pernah bisa menyatu..
dan kau tidak akan pernah menjadi nyata .. karena dialah yang kau cinta.. bukan diriku.
tidak ada gelap... ketika terang berada disana.
begitulah diriku.. dan aku adalah gelap.
maka bisakah kau hapuskan kata 'seandainya' dari setiap ucapku?
ya.. jika tidak. maka tolong biarkan aku tetap berandai.. sekalipun nyata tidak kunjung meraba.
Sekuel "Love Attack Of Ipeh" - ketika handphone kehilangan changer-nya
(yap sekuel. iseng aja mau bikin kelanjutan dari cerita ini. mungkin cerita yang kedua ini lebih panjang dr pada sebelumnya. ini namanya novelet. :) )
=====
.jpg)

.jpg)

